MANAJEMEN UMUM
BAB I
Oleh:
Indah D. Agustina, Se, MM.
MANAJEMEN
Ø
Kenapa dipelajari?
Sebagai dasar mengelola organisasi yang dikombinasikan dengan fungsi
manajemen operasional .
Ø
Arti Manajemen
ü
MARRY PARKRE FOLLET: Manajemen sebagai seni dalam
menyelesaikan pekerjaan melalui orang
lain.
ü
GR.TERRY: Manajemen yaitu upaya pencapaian tujuan yang
ditetapkan lebih dulu dengan mempergunakan orang lain.
ü
KOONT & DONNELL: Manajemen adalah kerjasama dari
individu-individu kearah pencapaian tujuan bersama, organisasi kedalam suatu
bentuk perkumpulan formal.
ü
JAMES AF. STONER dkk: Manajemen adalah proses
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para
anggota organisasi dengan penggunaan
sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi.
Ø
Manajemen:
Seni mempengaruhi orang lain, dan melakukan proses perencanaan guna
pencapaian sasaran organisasi dengan cara yang efektif dan efisien melalui
perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian sumber daya
organisasi .
Ø
Menurut Peter F Drucker
ü
Efisiensi:
Doing thing right ( Melakukan pekerjaan dengan benar)
ü
Efektif:
Doing the right ( Melakukan pekerjaan yang benar)
Ø
Menurut Gubson
·
Efisiensi : Perbandingan antara keluaran dan
masukan.
·
Efektif : diukur dengan beberapa indikator:
ü
Jangka
pendek : Produksi, efisiensi, kepuasan
ü
Jangka
panjang: Keadaptasian, pengembangan
Ø
Empat fungsi Manajemen
ü
Perencanaan : Penentuan sasaran sebagai pedoman kinerja organisasi dimasa depan dan
penetapan tugas-tugas serta alokasi sumber daya yang diperlukan untuk mencapai
sasaran organisasi.
ü
Pengorganisasian : Melibatkan penetapan tugas, pengelompokan tugas kedalam departemen dan
alokasi bermacam-macam sumber daya ke dalam berbagai departemen.
ü
Kepemimpinan :
Penggunaan pengaruh untuk memotivasi karyawan agar mencapai sasaran organisasi.
ü
Pengendalian
: Memantau aktifitas karyawan, menjaga organisasi agar tetap berjalan, dan
membuat koreksi bila diperlukan.
Ø
Pemimpin?
ü
Orang
yang mengambil keputusan, menentukan strategi, kebijakan, menggerakkan orang
lain untuk melaksanakan keputusan tersebut sesuai dengan strategi dan kebijakan
yang telah ditetapkan dan tidak melaksanakan kegiatan operasional.
Ø
Ketrampilan-ketrampilan Manajemen
ü
Ketrampilan Konseptual : Kemampuan untuk memandang organisasi sebagai suatu kesatuan dan
mengetahui hubungan antar bagiannya.
ü
Ketrampilan interpersonal : Kemampuan manajer untuk bekerja dengan orang lain dan menggunakan
mereka serta bekerja dengan efektif sebagai seorang anggota kelompok.
ü
Ketrampilan teknis : Mengerti dan kecakapan dalam pelaksanaan tugas- tugas spesifik.
Ø
Perbedaan-perbedaan Vertikal dari
tingkatan manajer.
ü
Manajer puncak
(Top Manajer) berada dipuncak hirarki dan bertanggung jawab atas
keseluruhan organisasi.(presiden,direktur,dsb)
ü
Manajer Madya
(Middle Manajer) bekerja pada tingkat menengah organisasi dan
bertanggung jawab atas unit bisnis dan departemen-departemen utama.(kepala
divisi, direktur)
ü
Manajer Proyek
(Project Manajer) bertanggung jawab atas proyek pekerjaan temporer yang
melibatkan partisipasi orang-orang dari berbagai fungsi dan level
organisasi.(manajer mandya)l
ü
Manajer Lini depan (First-line manajer) bertanggung jawab langgsung atas produksi
barang dan jasa.(kepala fungsional)
Ø
Perbedaan-perbedaan Horizontal:
ü
Manajer Fungsional (Functional Manajer) bertanggung jawab atas departemen yang
melakukan sebuah tugas fungsional yang mempunyai karyawan dengan pelatihan dan
ketrampilan yang serupa.(periklanan, penjualan, keuangan dll)
ü
General Manajer bertanggung jawab atas beberapa departemen yang
melakukan fungsi-fungsi yang berbeda.
Ø
Peran-peran Manajer
ü
Peran Informasional: Menggambarkan aktivitas-aktivitas yang digunakan untuk menjaga dan
mengembangkan sebuah jaringan informasi.
ü
Peran Interpersonal: Menyangkut hubungan dengan orang lain dan berkaitan dengan ketrampilan
interpersonalnya.
ü
Peran Pengambil Keputusan: Hubungan dengan peristiwa-peristiwa dimana manajer harus membuat
sebuah pilihan dan mengambil tindakan.
Ø
Peran-peran Manajer Peran Informasi:
ü
Monitoring :
Mencari dan menerima informasi, melakukan scan berita periodik dan laporan,
memelihara kontak personal.
ü
Penyebar berita : Menyampaikan informasi kepada para anggota organisasi lainnya
(mengirim memo dan laporan,aktivitas telepon).
ü
Juru bicara
: Mentransimikan informasi kepada pihak luar melalui pidato, laporan, dan memo.
Ø
Interpersonal:
ü
Kepala figur
: Melakukan tugas-tugas seremoni dan simbolis seperti menyambut tamu,
menandatangani dokumen legal.
ü
Pemimpin :
Mengarahkan dan memotivasi bawahan, melatih, menasehati, dan berkomunikasi
dengan bawahan.
ü
Penghubung :
Memelihara jaringan informasi baik didalam maupun diluar organisasi,
menggunakan surat, telepon, pertemuan.
Ø
Pengambil keputusan:
ü
Pengusaha : Mengajukan proyek-proyek perbaikan:
mengidentifikasi ide-ide baru, mendelegasikan tanggung jawab ide kepada orang
lain.
ü
Penanganan gangguan : Melakukan tindakan koreksi selama perselisihan atau krisis,
memecahkan konflik antara para bawahan, beradaptasi dengan krisis lingkungan.
ü
Alokator sumber daya : Memutuskan siapa yang mendapat sumber daya,
menyusun jadwal dan anggaran, menentukan prioritas.
ü
Negosiator : Mewakili departemen selama negosiasi kontrak, penjualan, pembelian,
anggaran, mewakili kepentingan departemen.
Ø
Paradigma Manajemen yang Berubah Organisasi Pembelajar
ü
Secara tradisional, struktur organisasi yang paling
umum adalah struktur dimana aktivitas dikelompok oleh fungsi umum dari bawah ke
atas organisasi. organisasi tradisional bercirikan dengan tugas-tugas rutin dan
dispesialisasi, serta prosedur pengendalian standar.
ü
Tanggung jawab utama para manajer bukan membuat
keputusan, tetapi menciptakan kemampuan belajar dalam keseluruhan organisasi.
Ø
Kekuatan-kekuatan yang mempengaruhi
organisasi:
ü
Kompetisi global juga telah memicu kebutuhan akan
pendekatan manajemen baru yang menekankan pelimpahan wewenang kepada pekerja
dan keterlibatan karyawan. Kesuksesan perusahaan-perusahaan jepang, mendorong
perusahaan asal amerika untuk melakukan lebih banyak praktik manajemen
partisipatif. sebuah perspektif manajemen yang dikenal dengan teori Z.
ü
Teori Z: mempertahankan tekanan pada tanggung jawab individu, namun mendorong
pengambilan yang disepakati bersama, serta metode pengendalian yang lebih
bersifat formal.(manajemen campuran antara jepang dan amerika utara)
Ø
Kompetisi manajemen baru
ü
Para manajer sekarang lebih mengakui pentingnya
menjaga hubungan dengan para pelanggan dan karyawan setiap hari, dan bukan
fokus tunggal pada laba.
ü
Para manajer lebih mementingkan pencarian cara
untuk memanfaatkan wawasan karyawan, dengan memberikan kebebasan pada mereka
untuk membuat keputusan dan memecahkan masalah dan bukan sekedar mengeluarkan
perintah.
00.19
Unknown



0 komentar:
Posting Komentar