Minggu, 18 November 2012

MANAJEMEN UMUM BAB I


MANAJEMEN UMUM
BAB I

Oleh:

 Indah D. Agustina, Se, MM.
MANAJEMEN
Ø  Kenapa dipelajari?
Sebagai dasar mengelola organisasi yang dikombinasikan dengan fungsi manajemen operasional .
Ø  Arti Manajemen
ü  MARRY PARKRE FOLLET: Manajemen sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui  orang lain.
ü  GR.TERRY: Manajemen yaitu upaya pencapaian tujuan yang ditetapkan lebih dulu dengan mempergunakan orang lain.
ü  KOONT & DONNELL: Manajemen adalah kerjasama dari individu-individu kearah pencapaian tujuan bersama, organisasi kedalam suatu bentuk perkumpulan formal.
ü  JAMES AF. STONER dkk: Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dengan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi.
Ø  Manajemen:
Seni mempengaruhi orang lain, dan melakukan proses perencanaan guna pencapaian sasaran organisasi dengan cara yang efektif dan efisien melalui perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian sumber daya organisasi .
Ø  Menurut Peter F Drucker
ü  Efisiensi: Doing thing right ( Melakukan pekerjaan dengan benar)

ü  Efektif: Doing the right ( Melakukan pekerjaan yang benar)

Ø  Menurut Gubson
·         Efisiensi  : Perbandingan antara keluaran dan  masukan.
·         Efektif     : diukur dengan beberapa indikator:
ü  Jangka pendek : Produksi, efisiensi, kepuasan
ü  Jangka panjang: Keadaptasian,                                                                                      pengembangan
Ø  Empat fungsi Manajemen
ü  Perencanaan : Penentuan sasaran sebagai pedoman kinerja organisasi dimasa depan dan penetapan tugas-tugas serta alokasi sumber daya yang diperlukan untuk mencapai sasaran organisasi.
ü  Pengorganisasian : Melibatkan penetapan tugas, pengelompokan tugas kedalam departemen dan alokasi bermacam-macam sumber daya ke dalam berbagai departemen.
ü  Kepemimpinan : Penggunaan pengaruh untuk memotivasi karyawan agar mencapai sasaran organisasi.
ü  Pengendalian : Memantau aktifitas karyawan, menjaga organisasi agar tetap berjalan, dan membuat koreksi bila diperlukan.

Ø  Pemimpin?
ü  Orang yang mengambil keputusan, menentukan strategi, kebijakan, menggerakkan orang lain untuk melaksanakan keputusan tersebut sesuai dengan strategi dan kebijakan yang telah ditetapkan dan tidak melaksanakan kegiatan operasional.
Ø  Ketrampilan-ketrampilan Manajemen
ü  Ketrampilan Konseptual : Kemampuan untuk memandang organisasi sebagai suatu kesatuan dan mengetahui hubungan antar bagiannya.
ü  Ketrampilan interpersonal : Kemampuan manajer untuk bekerja dengan orang lain dan menggunakan mereka serta bekerja dengan efektif sebagai seorang anggota kelompok.
ü  Ketrampilan teknis : Mengerti dan kecakapan dalam pelaksanaan tugas- tugas spesifik.
Ø  Perbedaan-perbedaan Vertikal dari tingkatan manajer.
ü  Manajer puncak (Top Manajer) berada dipuncak hirarki dan bertanggung jawab atas keseluruhan organisasi.(presiden,direktur,dsb)
ü  Manajer Madya (Middle Manajer) bekerja pada tingkat menengah organisasi dan bertanggung jawab atas unit bisnis dan departemen-departemen utama.(kepala divisi, direktur)
ü  Manajer Proyek (Project Manajer) bertanggung jawab atas proyek pekerjaan temporer yang melibatkan partisipasi orang-orang dari berbagai fungsi dan level organisasi.(manajer mandya)l
ü  Manajer Lini depan (First-line manajer) bertanggung jawab langgsung atas produksi barang dan jasa.(kepala fungsional)
Ø  Perbedaan-perbedaan Horizontal:
ü  Manajer Fungsional (Functional Manajer) bertanggung jawab atas departemen yang melakukan sebuah tugas fungsional yang mempunyai karyawan dengan pelatihan dan ketrampilan yang serupa.(periklanan, penjualan, keuangan dll)
ü  General Manajer bertanggung jawab atas beberapa departemen yang melakukan fungsi-fungsi yang berbeda.
Ø  Peran-peran Manajer
ü  Peran Informasional: Menggambarkan aktivitas-aktivitas yang digunakan untuk menjaga dan mengembangkan sebuah jaringan informasi.
ü  Peran Interpersonal: Menyangkut hubungan dengan orang lain dan berkaitan dengan ketrampilan interpersonalnya.
ü  Peran Pengambil Keputusan: Hubungan dengan peristiwa-peristiwa dimana manajer harus membuat sebuah pilihan dan mengambil tindakan.
Ø  Peran-peran Manajer Peran Informasi:
ü  Monitoring : Mencari dan menerima informasi, melakukan scan berita periodik dan laporan, memelihara kontak personal.
ü  Penyebar berita : Menyampaikan informasi kepada para anggota organisasi lainnya (mengirim memo dan laporan,aktivitas telepon).
ü  Juru bicara : Mentransimikan informasi kepada pihak luar melalui pidato, laporan, dan memo.
Ø  Interpersonal:
ü  Kepala figur : Melakukan tugas-tugas seremoni dan simbolis seperti menyambut tamu, menandatangani dokumen legal.
ü  Pemimpin : Mengarahkan dan memotivasi bawahan, melatih, menasehati, dan berkomunikasi dengan bawahan.
ü  Penghubung : Memelihara jaringan informasi baik didalam maupun diluar organisasi, menggunakan surat, telepon, pertemuan.

Ø  Pengambil keputusan:
ü  Pengusaha : Mengajukan proyek-proyek perbaikan: mengidentifikasi ide-ide baru, mendelegasikan tanggung jawab ide kepada orang lain.
ü  Penanganan gangguan : Melakukan tindakan koreksi selama perselisihan atau krisis, memecahkan konflik antara para bawahan, beradaptasi dengan krisis lingkungan.
ü  Alokator sumber daya : Memutuskan siapa yang mendapat sumber daya, menyusun jadwal dan anggaran, menentukan prioritas.
ü  Negosiator : Mewakili departemen selama negosiasi kontrak, penjualan, pembelian, anggaran, mewakili kepentingan departemen.
Ø  Paradigma Manajemen yang Berubah Organisasi Pembelajar
ü  Secara tradisional, struktur organisasi yang paling umum adalah struktur dimana aktivitas dikelompok oleh fungsi umum dari bawah ke atas organisasi. organisasi tradisional bercirikan dengan tugas-tugas rutin dan dispesialisasi, serta prosedur pengendalian standar.
ü  Tanggung jawab utama para manajer bukan membuat keputusan, tetapi menciptakan kemampuan belajar dalam keseluruhan organisasi.
Ø  Kekuatan-kekuatan yang mempengaruhi organisasi:
ü  Kompetisi global juga telah memicu kebutuhan akan pendekatan manajemen baru yang menekankan pelimpahan wewenang kepada pekerja dan keterlibatan karyawan. Kesuksesan perusahaan-perusahaan jepang, mendorong perusahaan asal amerika untuk melakukan lebih banyak praktik manajemen partisipatif. sebuah perspektif manajemen yang dikenal dengan teori Z.
ü  Teori Z: mempertahankan tekanan pada tanggung jawab individu, namun mendorong pengambilan yang disepakati bersama, serta metode pengendalian yang lebih bersifat formal.(manajemen campuran antara jepang dan amerika utara)

Ø  Kompetisi manajemen baru
ü  Para manajer sekarang lebih mengakui pentingnya menjaga hubungan dengan para pelanggan dan karyawan setiap hari, dan bukan fokus tunggal pada laba.
ü  Para manajer lebih mementingkan pencarian cara untuk memanfaatkan wawasan karyawan, dengan memberikan kebebasan pada mereka untuk membuat keputusan dan memecahkan masalah dan bukan sekedar mengeluarkan perintah.











0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates